Manajemen Proyek Rekayasa (Engineering Project Management)
Halo teman-teman, perkenalkan saya Monalisa Siahaan, mahasiswa jurusan Manajemen Rekayasa, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Del angkatan 2018. Tulisan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Proyek Rekayasa (Engineering Project Management).
“Apa itu
Manajemen Proyek Rekayasa (Engineering Project Management)?”
Proyek
merupakan suatu upaya yang bersifat temporary (sementara) yang dilakukan untuk
menciptakan suatu produk, layanan atau hasil tertentu. Proyek bersifat sementara
(waktu terbatas), tidak dilakukan secara berulang serta tidak bersifat rutin,
proyek memiliki waktu awal dan waktu akhir dimana semua sumber daya yang ada
melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang telah dijadwalkan. dalam arti sempit,
manajemen proyek adalah
suatu usaha dengan penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, alat dan teknik
untuk kegiatan proyek yang bertujuan untuk memenuhi persyaratan proyek. Melalui
manajemen proyek diharapkan suatu kegiatan dapat tercapai secara efisien dan
efektif.
“Apa Yang Menjadi Area Pengetahuan Manajemen Proyek Rekasaya?”
Dalam
manajemen proyek rekayasa terdapat 5 proses atau tahapan yang terjadi serta 10
area pengetahuan yang harus dikuasai.
I. 5 proses atau tahapan dalam Manajemen Proyek Rekayasa
Manajemen
proyek dikategorikan ke dalam lima grup
proses yang dikenal dengan five process group. Five process group meliputi:
1.
Project Initiating (
Memulai Proyek)
Merupakan tahapan awal kegiatan yang
dilakukan dalam menjalankan suatu proyek. Tahapan ini berkaitan dengan
perencanaan awal terhadap sumber daya yang akan digunakan sebelum suatu proyek
dimulai. Pada tahapan ini juga dilakukan
identifikasi mengenai permasalahan yang akan diselesaikan serta melakukan/ memberikan
otorisasi proyek.
2. Project Planning (Perencanaan Proyek)
Merupakan suatu tahapan yang dilakukan untuk
menguraikan/membuat rincian mengenai bagaimana suatu proyek akan dijalankan. Tahapan
ini berkaitan erat dengan penentuan jadwal proyek (waktu), anggaran serta rencana manajemen proyek berkaitan dengan
ruang lingkup proyek. Bentuk dari perencanaan dapat berupa:
perencanaan prosedur, perencanaan metode kerja, perencanaan standar pengukuran
hasil, perencanaan anggaran biaya, perencanaan program (rencana kegiatan
beserta jadwal).
3. Project Executing ( Pelaksanaan Proyek)
Merupakan tahapan pelaksanaan proyek, pada
tahap ini seluruh kegiatan yang telah direncanakan akan dieksekusi atau
dilaksanakan.
4. Project Monitoring And Controlling (Pemantauan dan pengendalian Proyek)
Merupakan tahapan yang dilakukan untuk memastikan
proyek tetap pada jalurnya atau sesuai dengan apa yang telah direncanakan baik
dari segi pemenuhan jadwal, anggaran, serta hal lain yang terkandung dalam
rencana manajemen proyek. Pengendalian juga merupakan proses penetapan apa yang telah dicapai,
evaluasi kerja, dan langkah perbaikan bila diperlukan.
5. Project Clossing (Penutupan Proyek)
Merupakan tahapan menerima hasil akhir dari proyek, pada tahap ini juga akan dilakukan pemberhentian semua penggunaan sumber daya yang ada. Tahapan ini ditunjukkan dengan adanya pembubaran tim proyek serta adanya laporan kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai dil aksanakan.
II. 10 Area Pengetahuan dalam Manajemen Proyek Rekayasa
Dalam menjalankan suatu proyek terdapat suatu project manager. Project manager merupakan orang yang mengelola kegiatan proyek sehari-hari dan di atasnya tanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan proyek berada. Secara umum, terdapat 10 area pengetahuan yang harus dikuassai oleh seorang project manager yang berkaitan dengan manajemen proyek. 10 area pengetahuan tersebut meliputi:
1 Integration management (Manajemen Integrasi)
Manajemen integrasi mencakup proses dan
kegiatan untuk mengidentifikasi, mendefinisikan, menggabungkan, menyatukan dan
mengoordinasikan berbagai proses dan aktivitas manajemen proyek dalam proses
manajemen proyek grup (project management
process groups). Manajemen integrasi proyek berkaitan dengan pemilihan
alokasi sumber daya, mengelola harapan pemangku kepentingan, pengendalian
pelaksanaan proyek serta pemenuhan syarat proyek. Manajemen integrasi proyek
meliputi :
· Develop project charter, yaitu proses mengembangkan dokumen yang menunjukkan mengizinkan
keberadaan proyek secara resmi dan memberi manajer proyek wewenang untuk
mengelola sumber daya yang berkaitan
dengan proyek
· Develop project management
plan, yaitu proses
mendefinisikan, mempersiapkan, dan mengkoordinasikan semua rencana kedalam
suatu rencana manajemen proyek yang komprehensif.
· Direct and manage project
work, yaitu proses untuk mengarahkan dan mengelola pekerjaan sesuai dengan
rencana manajemen proyek
· Perform integrated change
control, yaitu proses meninjau segala perubahan yang ada, serta
melakukan pengelolaan dokumen rencana proyek.
· Close project or phase, yaitu proses
penyelesaian semua aktivitas dalam manajemen proyek.
2 Scope management
(Manajemen Ruang Lingkup)
Manajemen ruang lingkup mencakup proses yang
diperlukan untuk memastikan bahwa proyek berjalan dengan sesuai kebutuhan dan
jangka waktu yang telah ditentukan. Dalam manajemen ruang lingkup berkaitan
dengan menentukan cakupan proyek dan memastikannya tidak berubah kecuali jika
direncanakan secara khusus. Manajemen ruang lingkup meliputi :
· Plan scope management, yaitu proses pembuatan
rencana manajemen ruang lingkup yang menunjukkan bagaimana ruang lingkup
didefinisikan, divalidasi dan dikendalikan
· Collect requirement, yaitu proses menentukan,
mendokumentasikan, dan mengelola kebutuhan pemangku kepentingan serta
pengelolaan persyaratan untuk memenuhi tujuan proyek
· Define scope, yaitu proses
mengembangkan deskripsi proyek secara rinci
· Create WBS, yaitu proses
pengelompokan pekerjaan atau kegiatan proyek menjadi lebih kecil dengan tujuan
supaya lebih mudah untuk diatur
· Validate scope, yaitu proses peresmian
atau validasi proyek telah diselesaikan
· Control scope, yaitu proses pemantauan
status proyek , pengelolaan serta perubahan ruang lingkup proyek yang terjadi
3 Time management
(Manajemen Waktu)
Manajemen waktu mencakup proses yang
diperlukan untuk mengelola penyelesaian proyek secara tepat waktu. Manajemen
waktu berkaitan dengan bagaimana mengembangkan jadwal proyek dan memastikan
proyek tetap sesuai jadwal. Manajemen waktu meliputi:
· Plan schedule management, yaitu proses penetapan kebijakan, prosedur,
pengembangan, pengelolaan, pelaksanaan dan pengendalian jadwal proyek
· Define activities, yaitu proses
mengidentifikasi aktivitas atau kegiatan secara secara spesifik yang harus
dilakukan tim proyek untuk menghasilkan
produk proyek
·
Sequence activities, yaitu proses
mengidentifikasi hubungan antara aktivitas proyek
· Estimate activity resources, yaitu process memperkirakan jenis dan
jumlah material, sumber daya manusia, peralatan serta persediaan yang dibutuhkan
untuk melakukan setiap aktivitas
· Estimate activity duration, yaitu proses
memperkirakan jumlah periode kerja yang diperlukan dalam menyelesaikan
aktivitas proyek
· Develop schedule, yaitu proses
menganalisis urutan aktivitas, durasi dan kebutuhan sumber daya untuk membuat
jadwal proyek
· Control schedule, yaitu proses pemantauan
aktivitas proyek serta mengelola perubahan yang terjadi
4 Cost management (Manajemen
Biaya)
Manajemen biaya mencakup proses yang terlibat
dalam perencanaan, estimasi, penganggaran, pembiayaaan, pendanaan, pengendalian
dan pengelolaan biaya sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran
yang telah disetujui. Dalam manajemen biay harus mampu untuk memperkirakan
biaya proyek dan memastikan proyek tetap di bawah anggaran. Manajemen biaya
meliputi:
· Plan cost management, yaitu proses menetapkan
kebijakan, prosedur perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian biaya proyek
· Estimate cost, yaitu proses perkiraan
biaya yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan proyek
· Determine budget, yaitu proses
menggabungkan perkiraan biaya dari seluruh aktivitas proyek
· Control cost, yaitu proses pemantauan
dan pengelolaan perubahan biaya
5 Quality management (Manajemen
Kualitas)
Manajemen kualitas mencakup proses dan
kegiatan untuk menentukan kebijakan mutu proyek sehingga mampu memenuhi
kebutuhan. Manajemen kualitas berkaitan dengan bagaimana menentukan apa standar
kualitas untuk proyek tersebut, dan bagaimana proyek akan memenuhi standar
tersebut. Manajemen kualiatas meliputi:
· Plan quality management, yaitu proses
mengidentifikasi persyaratan kualitas/ standar yang harus dipenuhi oleh proyek
· Perform quality assurance, yaitu proses untuk
memastikan bahwa proyek telah memenuhi standar mutu
· Control quality, yaitu proses pemantauan dan penilaian kinerja proyek serta melakukan rekomendasi perubahan jika diperlukan
6 Human resources
management (Manajemen Sumber Daya Manusia)
Manajemen sumber daya manusia mencakup proses
mengatur, mengelola tim proyek yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan
proyek. Manajemen sumber daya manusia meliputi:
· Plan human resources
management, yaitu proses mengidentifikasi peran setiap sumber daya
manusia dalam proyek
· Acquire project team, yaitu proses untuk
memastikan ketersediaan sumber daya manusia
· Develop project team, yaitu proses peningkatan kompetensi antara
anggota tim dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja proyek
· Manage project team, yaitu proses pemantauan anggota tim serta
mengelola perubahan yang terjadi
7 Communication
management (Manajemen Komunikasi)
Manajemen komunikasi mencakup proses yang
diperlukan untuk menetapkan kebutuhan komunikasi proyek antara anggota tim
dengan pemangku kepentingan proyek. Manajemen komunikasi meliputi:
·
Plan communication
management, yaitu proses perencanaan komunikasi proyek sesuai dengan
kebutuhan dan informasi pemangku kepentingan
· Manage communication, yaitu proses membuat,
mengumpulkan, menyimpan dan mendistribusikan informasi proyek sesuai dengan
manajemen komunikasi
· Control communication, yaitu proses pemantauan
untuk memastikan kebutuhan informasi pemangku kepentingan terpenuhi
8 Risk Management (Manajemen Risiko)
Manajemen risiko meliputi proses
identifikasi, analisis, perencanaan respon
dan pengendalian rsiko pada suatu proyek. Manajemen risiko meliputi:
· Plan risk management, yaitu proses
identifikasi bagaiman melakukan kegiatan manajemen risiko
· Identify risks, yaitu proses menentukan
risiko mana yang dapat berpengaruh terhadap proyek
· Perform qualitative risk
analysis, yaitu proses memprioritaskan risiko untuk dianalisis
· Perform quantitative risk
analysis, yaitu proses analisis risiko berdasarkan risiko yang
paling besar terjadi
· Plan risk responses, yaitu proses untuk meningkatkan peluang
untuk mengurangi resiko
· Control risks, yaitu proses pemantauan
resiko di dalam proyek
9 Procurement
Managemen ( Manajemen pengadaan)
Manajemen pengadaan yaitu meliputi proses
yang diperlukan untuk memenuhi barang atau jasa yang disediakan oleh vendor
eksternal yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dan menentukan bagaimana
pengelolaannya. Manajemen pengadaan meliputi:
· Plan procurement management, yaitu mencakup rencana
identifikasi pengelolaan pengadaan kebutuhan
· Conduct procurement, yaitu proses yang
mencakup pembuatan kerangka acuan dan permintaan proposal
·
Control procurement, yaitu proses yang
mencakup pengelolaan kontrak
·
Close procurement yaitu proses kontrak
dimonitor
10 Stakeholder
Management (Manajemen Pemangku Kepentingan)
Manajemen pemangku kepentingan mencakup
proses untuk menganalisis harapan pemangku kepentingan dalam proyek. Manajemen
pemangku kepentingan meliputi:
· Identify stakeholder, yaitu proses
identifikasi individu/ kelompok yang berpengaruh terhadap proyek
· Plan stakeholder management, yaitu proses
pengembangan strategi manajemen yang tepat
· Manage stakeholder engagement, yaitu proses pengelolaan komunikasi dan
kerjasama dengan pemangku kepentingan
· Control stakeholder
engagement, yaitu proses pemantauan yang melibatkan stakeholder
“Apa Tujuan Dari Manajemen Proyek Rekayasa?”
1 On
time artinya penyelesaian suatu proyek harus sesuai dengan waktu yang
ditentukan dan tidak terjadi keterlambatan
2 Anggaran
sesuai dengan rencana anggaran yang telah disusun serta meminimalkan adanya pemborosan
di luar rencana anggaran
3 Kualitas memenuhi mutu standar yang telah ditetapkan
4 Proyek berlangsung dengan lancar
"Apa Teknik Dalam Manajemen Proyek?"
Dalam manajemen proyek terdapat 2 teknik yang sering digunakan yaitu teknik PERT dan CAPM. PERT (program evaluation review technique) adalah teknik yang menggunakan tiga perkiraan waktu untuk tiap kegiatan. sedangkan CPM (critical path method) adalah teknik yang menggunakan hanya satu factor waktu per kegiatan. teknik PERT dan CPM memiliki 6 kriteria langkah dasar yaitu :
1. Mendefinisikan proyek
2. Membangun hubungan antara kegiatan sehingga mampu diputuskan mana yang menjadi prioritas
3. Menggambarkan network secara keseluruhan
4. Menetapkan perkiraaan waktu dan biaya kegiatan
5. Menghitung jalur waktu terpanjang yang disebut sebagai jalur kritis
6. Menggunakan jaringan dalam membuat perencanaan, penjadwalan dan pengendalian proyek
Demikianlah penjelasan singkat mengenai Manajemen Proyek Rekayasa. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini, saya sangat menerima kritik dan masukan dari pembaca guna meningkatkan kualitas tulisan saya. Semoga bermanfaat, terimakasih...
Referensi Tulisan :
PMBOK. (2008). A Guide To The Project
Management Body Of Knowledge, 4th Edition. An American National Standard.
ANSI/PMI 99-001-2008. North Carolina, USA.

Artikelnya sangat mudah dipahami dan menambah pengetahuan. Terimakasih penulis :)
BalasHapusArtikel ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan.
BalasHapusTerimakasi,Artikel ini sangat bermanfaat..
BalasHapussugoiii, tulisannya bermanfaat bgt, semangat buat penulisnya. salam sukses :)
BalasHapusArtikel sangat membantu dalam konsep penerapan management proyek..
BalasHapusSemangat penuliss 👍👍
Hai mona
BalasHapusWaktu membaca artikel ini saya Banyak mendapatkan ilmu tentang manajemen proyek . Sangat membantu
artikelnya sangat bagus dan bermamfaat , terimakasih mona
BalasHapusmanajemen proyek digunakan untuk analisis proyek dalam perusahaan, artikel sangat membantu
BalasHapusArtikel ini sangat bermanfaat, bagus, simpel, informatif dan mudah buat dipahami, serta menambah wawasan
BalasHapusLuar biasa. Memberikan info yang sangat bervalue dan inspirasi warga agar mengetahui makna dan implementasi dari projek manajemen rekayasa.
BalasHapusArtikel yang inovatif dan keren, terimaksih mona
BalasHapusArtikel yang sangat menarik dan menambah wawasan mengenai manajemen proyek serta dijelaskan dengan kata-kata yang mudah dimengerti. Ditunggu artikel-artikel selanjutnya.
BalasHapusTerimakasih mona telah membuat artikel ini. Artikelnya sangat menarik dan bahasa yang digunakan juga mudah untuk dipahami. Ditunggu artikel selanjutnya ya monn~~
BalasHapusWah.. tulisan anda sangat bermanfaat dan mudah dipahami.. keep it up 😄
BalasHapusSangat menarik, informasi yang disediakan juga jelas serta mudah dipahami, terimakasih dan semangat untuk Monalisa ☺️
BalasHapusTulisannya sangat bermanfaat dan menarik. Kalimatnya juga tidak bertele-tele sehingga tulisan dapat dengan mudah untuk dipahami. Terima kasih penulis.
BalasHapusArtikel yang dipaparkan sungguh rinci, informatif, dan juga menarik. Serta juga menambah pengetahuan saya mengenai manajemen proyek rekayasa. Terimakasih telah menulis artikel ini ,Mona!
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusPenjelasannya lengkap,sangat bermanfaat👍👍
BalasHapusSangat bermanfaat, artikel yang disajikan dibuat secara rinci dan lengkap. Keren
BalasHapuspenjelasannya mudah dimengertii, GOOD
BalasHapusArtikelnya menarik dan bermanfaat sekali !!
BalasHapusArtikelnya mudah dipahami karna disajikan dengan bahasa yang sederhana. Good job
BalasHapusartikel yang menarik, penulis mampu menjelaskan mengenai manajemen proyek dalam tulisan ini, tetap semangat dan terus berkarya penulis
BalasHapusArtikel ini bermanfaat, saya menjadi tau apa itu manajemen proyek rekayasa.
BalasHapusSangat luar biasa .. trimakasih atas informasinya, sangat menambah wawasan saya ..
BalasHapusTerimakasih untuk artikelnya Monalisa! Tulisannya sangat jelas dan sangat membantu!
BalasHapusBahasanya mudah dipahami, terima kasih untuk artikelnya
BalasHapusArtikelnya sangat informatif dan menarik, Saya mendapat pemahaman bagaimana peran dari manajemen proyek dalam kontribusinya dalam menentukan keberhasilan suatu proyek, ditunggu artikel selanjutnya!
BalasHapus
BalasHapusArtikel ini sangat mengedukasi , penggunaan bahasa sederhana juga membuat pembaca mudah memahaminya . Sangat menarik dibagian stakeholder Management . Terimakasih penulis ! 👍🏻
Artikel sangat informatif, semangat untuk karya berikutnya.
BalasHapusArtikel yang sangat menarik! Ternyata Manajemen Proyek sangat bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya bagi engineer. Semangat penulis!
BalasHapusArtikel yang sangat Menarik, dan terstruktur serta baik untuk dipelajari lebih dalam lagi, terimakasih atas penjelasan yang diberikan, Terimakasih Penulis
BalasHapusTrimakasih mona, artikel yang ditulis membuat saya semakin paham pentingnya manajemen proyek. Materi yang dimuat sangat terstruktur, ringkas namun informatif, dan bahasa yang digunakan juga sangat mudah dimengerti (on point). tetap berkarya!
BalasHapusInformasinya sangat bagus, mudah dipahami. Terimakasihh ya
BalasHapusSemangatt terus
Artikel dan penjelasannya sangat terperinci dan mudah dipahami, saya akhirnya tau bagaimana manajemen proyek digunakan dalam proyek
BalasHapusArtikel yang disuguhkan begitu menarik dan mudah dipahami.. Terima kasih penulis atas informasinya..
BalasHapusArtikel nya sangat menarik! Good job, monalisa!
BalasHapusWahh.. Artikel nya menarik dan informatif sehingga menambah wawasan saya. Terimakasih penulis.. Good Job
BalasHapusArtikelnya sangat menarik dan menambah wawasan. 👍Terimakasih penulis. Ilmu yang dibagikan sangat bermanfaat.
BalasHapusTerimakasih kepada penulis telah menerbitkan artikel yang menarik dan bermamfaat mengenai manajemen proyek. Great.
BalasHapusTerima kasih penulis. Artikel dan penjelasannya sangat terperinci dan mudah dipahami, saya semakin paham bagaimana manajemen proyek digunakan dalam proyek
BalasHapusSenang sekali mendapat informasi bermanfaat seperti ini.
BalasHapusMateri yang disampaikan juga mudah untuk dimengerti.
Semangat terus :)
Artikelnya sangat menarik dan penjelasannya mudah dipahami. Semangat!!
BalasHapusMantapp
BalasHapus